Lawan Brighton, Arsenal Hanya Bagus Di Permulaan

Gagal pulang dengan membawa poin utuh, Arsenal harus puas hanya bisa memperoleh 1 poin setelah Brighton mampu menahan mereka pada kedudukan seri.

Sebetulnya prediksi pasar taruhan bola yang mayoritas menjagokan The Gunners tidak terlalu meleset sebab jelas bahwa tim ini secara penguasaan bola terhitung punya keunggulan besar dibandingkan tim lawan. Sejak peluit pembuka babak pertama berbunyi pasukan Arsenal dengan perkas langsung mengobrak – abrik pertahanan Brighton.

Tak kuasa menghadapi serang yang begitu deras akhirnya gawang Brighton pun jebol saat pertandingan baru berlangsung selama 7 menit. Alhasil melalui gol Pierre – Emerick Aubameyang tim yang lama dibina oleh Wenger ini pun unggul sejak menit itu.

Hingga durasi permainan menunjukan angka 30 menit diakumulasi tim yang kini sedang dilatih oleh Uani Emery sukses melesatkan 6 tembakan percobaan. Dari 6 percobaan tersebut 4 diantaranya mengarah tepat ke gawang Brighton.

Yang patut disayangkan adalah setelah lewat menit – menit tersebut atau menit ke 31 dan seterusnya, tim berjuluk Meriam London ini pun mengalami penurunan peforma. Alur permainan semakin kurang nyaman bagi Arsenal setelah di menit ke 35 Juergen Locadia berhasil menjaringkan bola ke gawang mereka dan memberikan Brighton kedudukan yang sama.

Babak pertama pun selesai dengan skor 1 – 1. Berlanjut ke babak berikutnya, di 45 menit terakhir ini ritme permainan anak didik Emery justru kian menurun. Dalam artian tingkat kesuksesan memanfaatkan penguasaan bola.

Pada babak ini sebetulnya Arsenal benar – benar unggul di lapangan dengan persentase penguasaan bola hingga 67%. Naasnya mereka hanya mampu menghasilkan satu buah tembakan percobaan. Itu pun dilakukan dari luar kotak pinalti oleh Alexandre Lacazette.

Di lain pihak Brighton yang penguasaan bolanya sangat minim justru memberikan penampilan apik dan berhasil mendobrak pertahanan Arsenal melalui 6 kali tembakan.

Meski demikian Arsenal yang unggul dalam penguasaan bola dan Brighton yang unggul secara peluang mencetak bola tidak ada yang dapat menambahkan torehan gol di papan skor bahkan hingga pertandingan menhabiskan enjury time.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *